
Girilaya
alan naik menuju Makam Girilaya itu memang mendaki. Hampir 70 atau 80 derajat. Kaki saya yang kecil-kecil kethawil-kethawil menaikinya satu demi satu. Sambil merem ngeden menahan pegalnya kedua lutut. Duh...

Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...

Kuburan Bahasa skriptorium itu waktu nisan titah purba yang digoreskan ibu di embun kalbu namaku. Skriptorium ...

Sebagai seorang mahasiswa sastra, bagi saya, musik dan sastra adalah dua dunia yang berbeda. Tak...

Membicarakan kebudayaan seperti melihat hamparan lautan yang luas sekaligus dalam. Di permukaan, ia bisa terlihat...

Sebagai kota pendidikan, Yogyakarta selalu ramai oleh mahasiswa. Makin tahun, jalanan kota Yogya nampak makin...