


Kematian yang Penuh, Ada Magma dalam Tubuhku. Catatan atas The Death of Dance oleh Fitri Setyaningsih
Kematian dance dikabarkan terjadi di Sakatoya Collective Space, padukuhan Jaranan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kematian itu...

Membongkar Modal Simbolik yang Pincang: Antara Simbolik Warisan dan Organik
Di banyak ruang sosial kita hari ini, simbol masih menjadi mata uang sosial yang kuat....

Mulla Shadra dan Akar Kemandirian Intelektual Iran
Di tengah lanskap geopolitik yang terus berubah dan tekanan global yang tak henti-henti, Iran tampil...

Mesin, Agama, dan Maulid
Tulisan ini bukan tulisan ilmiah, melainkan sebuah catatan pengalaman. Bicara pengalaman, tentu sangat subjektif. Sudut...

Skena Musik dan Skena Literasi dalam Satu Tarikan Nafas
Sebagai seorang mahasiswa sastra, bagi saya, musik dan sastra adalah dua dunia yang berbeda. Tak...

Suluk Kebudayaan Indonesia: Sebatas Catatan Kaki
Membicarakan kebudayaan seperti melihat hamparan lautan yang luas sekaligus dalam. Di permukaan, ia bisa terlihat...

Melihat Dasar, Melihat Sekolahku
Sebagai kota pendidikan, Yogyakarta selalu ramai oleh mahasiswa. Makin tahun, jalanan kota Yogya nampak makin...

Ketika Kicau Burung Berganti Deru Bor: Refleksi Atas “Ditanduri Kos-kosan” Karya Aristyakuver
Ketika mendengar kata pembangunan, ikon yang muncul dalam pikiran biasanya gedung-gedung pencakar langit, tronton, atau...

Damar Kurung di Lintasan Waktu
Pada sebuah kegiatan diskusi, aku bertemu dengan M. Anhar Chusnani. Kami pun mengobrol. Sampai akhirnya,...

Lali Sumber Ketiwasan: Refleksi Nilai-nilai Desa dalam Arus Modernitas
Saya sedikit heran—bercampur penasaran—ketika saya pertama kali bertandang ke Taman Baca Mahanani pada akhir tahun...

