


Rinduku Pada Umbu; Mungkin Hanya Angin, Daun, dan Debu
Pertama menemuinya, perhatian saya tercuri oleh tato kecil di tangannya: kuda. Saya tak tahu maknanya,...

Sekali Lagi Perihal Haji
Pada musim haji tahun ini ipar saya merasa beruntung bisa menjalankan ibadah haji. Beruntung sudah...

Terikat Jawa dan Takjub Eropa
Pada 1913, Tjitpto Mangoenkoesoemo dan Soewardi Surjaningrat berangkat ke Belanda, risiko atas keberanian mendirikan Indische...

Pitoyo: Sejarah Banyuwangi dan Naskah-naskahnya.
Berbicara sejarah Banyuwangi, tak bisa terlepas dari arsip-arsip Belanda. Terhitung sejak 1767, kolonialisme Belanda telah...

Skena Musik dan Skena Literasi dalam Satu Tarikan Nafas
Sebagai seorang mahasiswa sastra, bagi saya, musik dan sastra adalah dua dunia yang berbeda. Tak...

Suluk Kebudayaan Indonesia: Sebatas Catatan Kaki
Membicarakan kebudayaan seperti melihat hamparan lautan yang luas sekaligus dalam. Di permukaan, ia bisa terlihat...

Melihat Dasar, Melihat Sekolahku
Sebagai kota pendidikan, Yogyakarta selalu ramai oleh mahasiswa. Makin tahun, jalanan kota Yogya nampak makin...

Ketika Kicau Burung Berganti Deru Bor: Refleksi Atas “Ditanduri Kos-kosan” Karya Aristyakuver
Ketika mendengar kata pembangunan, ikon yang muncul dalam pikiran biasanya gedung-gedung pencakar langit, tronton, atau...

Damar Kurung di Lintasan Waktu
Pada sebuah kegiatan diskusi, aku bertemu dengan M. Anhar Chusnani. Kami pun mengobrol. Sampai akhirnya,...

Lali Sumber Ketiwasan: Refleksi Nilai-nilai Desa dalam Arus Modernitas
Saya sedikit heran—bercampur penasaran—ketika saya pertama kali bertandang ke Taman Baca Mahanani pada akhir tahun...

