
Orah dan Anjing yang Sampai Pada Tuhan
Bocah itu bernama Orah – kulitnya agak legam akibat sering terpanggang matahari. Matahari telah tinggi waktu ia tiba dengan seekor kambing peyot di sebuah pasar hewan yang ramai. Seperti biasa...

Bocah itu bernama Orah – kulitnya agak legam akibat sering terpanggang matahari. Matahari telah tinggi waktu ia tiba dengan seekor kambing peyot di sebuah pasar hewan yang ramai. Seperti biasa...

Teruntuk Franz Magnis-Suseno Romo mengapa kau begitu mencintai Indonesia Padahal banyak yang menyebutmu kafir, musuh negara?...

Pagi. 1 November 2018, Luh mengirim pesan singkat, ia mengabarkan sudah sampai Jakarta. “Saya di...

Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja memberi pengalaman yang relatif baru bagi saya dalam menonton film...

Ketika hari libur nasional, jalanan kota Yogyakarta sering dilanda macet. Apalagi hari libur itu seturut...

Tulisan ini sebelumnya terbit di laman Facebook Mohammad Basyir pada 19 April 2026 dengan judul...

Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...

Kuburan Bahasa skriptorium itu waktu nisan titah purba yang digoreskan ibu di embun kalbu namaku. Skriptorium ...