
Tangga-tangga Menuju Langit
“Jika, untuk sampai ke langit ada tangganya. Mungkinkah aku yang pincang bisa melaluinya ….?” Aku Nirmala, sekat-sekat keluguan yang tercampak karena kuasa takdir dan ketidakinginan semesta kecilku atas kehadiran diri...

“Jika, untuk sampai ke langit ada tangganya. Mungkinkah aku yang pincang bisa melaluinya ….?” Aku Nirmala, sekat-sekat keluguan yang tercampak karena kuasa takdir dan ketidakinginan semesta kecilku atas kehadiran diri...

“Ujian hidup sesungguhnya bukan seberapa sulit mengerjakan soal-soal, melainkan seberapa mahal nilai tukar atas waktu...

Apa kabar kau laut? Sudah lama keakraban kita pudar tercerai menjadi serpihan ingatan yang mengundang...

Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja memberi pengalaman yang relatif baru bagi saya dalam menonton film...

Ketika hari libur nasional, jalanan kota Yogyakarta sering dilanda macet. Apalagi hari libur itu seturut...

Tulisan ini sebelumnya terbit di laman Facebook Mohammad Basyir pada 19 April 2026 dengan judul...

Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...

Kuburan Bahasa skriptorium itu waktu nisan titah purba yang digoreskan ibu di embun kalbu namaku. Skriptorium ...