


Meluruskan Kesalapahaman Muhyidin
Membaca tanggapan Muhyidin atas tanggapan saya di langgar.co beberapa waktu yang lalu, memaksa saya mengingat-ngingat...

Perlukah Feminisme ala Nusantara?
Feminisme istilah dari luar Nusantara yang mungkin diimport sejak kasus Kartini di masa penjajahan. Kartini,...

Prime Time Berita Duka: Episode Kramadangsa Wedi Mati
Belum berapa lama, nenek saya pergi: meninggal dunia. Kabar duka ini begitu tiba-tiba. Saat berita...

Tanggapan atas Tanggapan: Sebuah Respon Kepada Lamuh
Adalah sebuah kehormatan, bahwa tulisan saya tempo hari di Langgar, yakni soal “Maskulinitas dan Feminimitas...

Jimat, Pemberontakan, dan Kaum Kolonial
Sejak arus modernisme melanda kehidupan di Bumi Nusantara, segala hal yang berbau klenik, mistis, atau...

Yang Luluh Lebur Merindu: Kumpulan Puisi Helmi Y. Haska
YANG LULUH LEBUR MERINDU akulah ngengat liar itu yang berputar-putar di sekitar cahayamu (yang kini...

Menambang Esai di Sukorejo
“Korjooo! Korjoooo! Korjoooooooooooooo!” Kernet berpeci hitam nasional itu memekik seraya membenturkan cincinnya ke besi pegangan...

Cerita Hantu Sebagai Politik Ingatan
Saya belum terlalu lama mengikuti konten-konten di kanal media sosial Gen Alfarizi, tapi saya cukup...

Aksara dan Imperialisme Budaya
Suatu ketika, saya berkesempatan mengunjungi perpustakaan Mangkunegaran, Solo. Biar kelihatan ngintelek, saya serius menanyakan dokumen...

Kematian yang Penuh, Ada Magma dalam Tubuhku. Catatan atas The Death of Dance oleh Fitri Setyaningsih
Kematian dance dikabarkan terjadi di Sakatoya Collective Space, padukuhan Jaranan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kematian itu...

