


Menziarahi Para Wali Berandal Tanah Jawa
Cerita dimulai dari Gunung Lawu di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur. Salah satu gunung yang menjadi...

Meluruskan Kesalapahaman Muhyidin
Membaca tanggapan Muhyidin atas tanggapan saya di langgar.co beberapa waktu yang lalu, memaksa saya mengingat-ngingat...

Perlukah Feminisme ala Nusantara?
Feminisme istilah dari luar Nusantara yang mungkin diimport sejak kasus Kartini di masa penjajahan. Kartini,...

Prime Time Berita Duka: Episode Kramadangsa Wedi Mati
Belum berapa lama, nenek saya pergi: meninggal dunia. Kabar duka ini begitu tiba-tiba. Saat berita...

Ambiguitas Tragedi dan Komedi dalam Ghost in the Cell
“The child is innocence and forgetfulness, a new beginning, a sport, a self-propelling wheel, a...

Para Perasuk dan Upaya Manusia Berebut Otoritas Gaib
Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja memberi pengalaman yang relatif baru bagi saya dalam menonton film...

Jogja Performa dalam Fenomena Kesenian di Kota Yogyakarta
Ketika hari libur nasional, jalanan kota Yogyakarta sering dilanda macet. Apalagi hari libur itu seturut...

Sunan Kalijaga: Jejak Material dan Makna Batin
Tulisan ini sebelumnya terbit di laman Facebook Mohammad Basyir pada 19 April 2026 dengan judul...

Di Batas Etika Priyayi
Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Rakyat Bukan Bahan Baku Sastra
Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...

