


Pengisah dan Tabah
Ia (telat) menulis puisi. Bermula di Solo, ia memilih prosa. Cerita demi cerita ditulis dikirimkan...

TAGORE, DI SEBUAH GUBUK DI MUNDUK
CALCUTTA, lima ratus tahun sebelum Rabindranath Tagore menulis satu sajaknya yang manis, “Berhentilah berdendang, berhentilah...

Mbah Mutamakkin dan Toponimi Kajen, Catatan untuk Agus Sunyoto
Haji Ahmad Mutamakkin namanya. Seorang pangeran dari Pajang yang lebih memilih ‘keraton akhirat’ ketimbang...

Mempertimbangkan Tradisi
Tradisi ialah kebiasaan yang turun-temurun dalam sebuah masyarakat. Ia merupakan kesadaran kolektif sebuah masyarakat. Sifatnya...

Jimat, Pemberontakan, dan Kaum Kolonial
Sejak arus modernisme melanda kehidupan di Bumi Nusantara, segala hal yang berbau klenik, mistis, atau...

Yang Luluh Lebur Merindu: Kumpulan Puisi Helmi Y. Haska
YANG LULUH LEBUR MERINDU akulah ngengat liar itu yang berputar-putar di sekitar cahayamu (yang kini...

Menambang Esai di Sukorejo
“Korjooo! Korjoooo! Korjoooooooooooooo!” Kernet berpeci hitam nasional itu memekik seraya membenturkan cincinnya ke besi pegangan...

Cerita Hantu Sebagai Politik Ingatan
Saya belum terlalu lama mengikuti konten-konten di kanal media sosial Gen Alfarizi, tapi saya cukup...

Aksara dan Imperialisme Budaya
Suatu ketika, saya berkesempatan mengunjungi perpustakaan Mangkunegaran, Solo. Biar kelihatan ngintelek, saya serius menanyakan dokumen...

Kematian yang Penuh, Ada Magma dalam Tubuhku. Catatan atas The Death of Dance oleh Fitri Setyaningsih
Kematian dance dikabarkan terjadi di Sakatoya Collective Space, padukuhan Jaranan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kematian itu...

