
Tiriq dan Perayaan Maulid di Pelosok Mandar
Jumat lalu, Ibu saya menelfon pagi-pagi sekali. Karena di rumah tidak ada sinyal, Ibu saya pasti ke ‘bukit sinyal’ di pagi yang tentu masih dalam cuaca sangat dingin. Bukan untuk...

“The child is innocence and forgetfulness, a new beginning, a sport, a self-propelling wheel, a...

Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja memberi pengalaman yang relatif baru bagi saya dalam menonton film...

Ketika hari libur nasional, jalanan kota Yogyakarta sering dilanda macet. Apalagi hari libur itu seturut...

Tulisan ini sebelumnya terbit di laman Facebook Mohammad Basyir pada 19 April 2026 dengan judul...

Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...