
Menjejak Talang Mamak | Bagian III
“Begawai” dan Sabung Ayam Selesai makan malam yang nikmat, kami beranjak ke tempat semula, dan kembali menghanyutkan diri ke dalam sungai cerita. Ke mana lagi kami hendak menghanyutkan diri jika...

“Begawai” dan Sabung Ayam Selesai makan malam yang nikmat, kami beranjak ke tempat semula, dan kembali menghanyutkan diri ke dalam sungai cerita. Ke mana lagi kami hendak menghanyutkan diri jika...

Di Rumah Pak Dukun Rumah Pak Dukun paling besar dibanding semua rumah yang saya lihat...

(Catatan Asa dari Talang Sungai Parit, Desa Adat di Tengah Lautan Sawit) TALANG Mamak. Saya...

Pertengahan tahun 90-an saya bergabung di Sanggar Minum Kopi (SMK), Bali, yang kemudian malih-rupa jadi...

Jemek Supardi (22 Mei 1957-16 Juli 2022) pantas disebut pantomimer sejati. Ia melakoni seni mime...

“The child is innocence and forgetfulness, a new beginning, a sport, a self-propelling wheel, a...

Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja memberi pengalaman yang relatif baru bagi saya dalam menonton film...

Ketika hari libur nasional, jalanan kota Yogyakarta sering dilanda macet. Apalagi hari libur itu seturut...

Tulisan ini sebelumnya terbit di laman Facebook Mohammad Basyir pada 19 April 2026 dengan judul...

Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...