
SEBUAH PELAJARAN MEMBACA: PUISI SARAH MONICA
PENYAIR Kita hanya nama-nama dari kesunyian serupa saling memagut duka memeras makna dalam ruh kata-kata Jakarta, Agustus 2017 SEBUAH PELAJARAN MEMBACA Aku bagai mengenalmu dari asal...

PENYAIR Kita hanya nama-nama dari kesunyian serupa saling memagut duka memeras makna dalam ruh kata-kata Jakarta, Agustus 2017 SEBUAH PELAJARAN MEMBACA Aku bagai mengenalmu dari asal...

Sesajen; Kudapan Mistis Di setiap pagelaran wayang, tidak mungkin diselenggarakan tanpa sesajen. Keberadaan sesajen ini...

Penderitaan Bangsa Linglung Seberapa sering Anda menonton atau membaca berita dalam sehari? Seberapa sering pula...

“The child is innocence and forgetfulness, a new beginning, a sport, a self-propelling wheel, a...

Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja memberi pengalaman yang relatif baru bagi saya dalam menonton film...

Ketika hari libur nasional, jalanan kota Yogyakarta sering dilanda macet. Apalagi hari libur itu seturut...

Tulisan ini sebelumnya terbit di laman Facebook Mohammad Basyir pada 19 April 2026 dengan judul...

Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...