


Cerita Kopi, Gemuruh Orang-orang Sepi
(Tentang Cucu dari Santri Syaikhona Muhammad Kholil al-Bankalany) Sinopsis: Meeting people who move at the...

Hidayat Raharja, Kolaborasi, dan Ruang Belajar
… ia lepaskan lendir penuh tuba. Lendir yang merekatkan air dan malam, air dan karang-karang...

Nyoyang dan Pancer Kebudayaan Masyarakat Suku Sasak
Agama diturunkan oleh Tuhan sebagai petunjuk keselamatan bagi umat manusia. Namun tanpa budaya, agama sepertinya...

Cerita dari Langgar (2): Alip Jabar A, Alip Jer I, Alip Pes U
Ketika saya kecil memulai mengaji di langgar, nenek cerita bahwa dulu cara ngajinya berbeda meski...

Ambiguitas Tragedi dan Komedi dalam Ghost in the Cell
“The child is innocence and forgetfulness, a new beginning, a sport, a self-propelling wheel, a...

Para Perasuk dan Upaya Manusia Berebut Otoritas Gaib
Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja memberi pengalaman yang relatif baru bagi saya dalam menonton film...

Jogja Performa dalam Fenomena Kesenian di Kota Yogyakarta
Ketika hari libur nasional, jalanan kota Yogyakarta sering dilanda macet. Apalagi hari libur itu seturut...

Sunan Kalijaga: Jejak Material dan Makna Batin
Tulisan ini sebelumnya terbit di laman Facebook Mohammad Basyir pada 19 April 2026 dengan judul...

Di Batas Etika Priyayi
Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Rakyat Bukan Bahan Baku Sastra
Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...

