


Mengasah Sambil Mengasuh
Saya menulis, supaya hidup yang saya jalani tidak berlalu ‘datar-datar’ saja, membuih bersama rutinitas, dan...

Di Hadapan Masjid; Puisi Yohan Mataubana
Di Hadapan Masjid Di hadapan pintu Masjid Agung Demak kami hanya segelintir rahasia iman yang...

Menulis Ulang Historiografi Islam Indonesia
“... Tend to see all pasts through [the] creedal difference” (Manan Abdul Asif, 2016: 4)...

Cipasung, Komunitas Pesantren, dan Arus Perubahan
Duniakah yang berubah atau manusia sendiri yang senantiasa berubah. Dari manakah serangkaian terjadinya awal mula...

Ambiguitas Tragedi dan Komedi dalam Ghost in the Cell
“The child is innocence and forgetfulness, a new beginning, a sport, a self-propelling wheel, a...

Para Perasuk dan Upaya Manusia Berebut Otoritas Gaib
Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja memberi pengalaman yang relatif baru bagi saya dalam menonton film...

Jogja Performa dalam Fenomena Kesenian di Kota Yogyakarta
Ketika hari libur nasional, jalanan kota Yogyakarta sering dilanda macet. Apalagi hari libur itu seturut...

Sunan Kalijaga: Jejak Material dan Makna Batin
Tulisan ini sebelumnya terbit di laman Facebook Mohammad Basyir pada 19 April 2026 dengan judul...

Di Batas Etika Priyayi
Kemunculan kembali Para Priyayi karya Umar Kayam dengan sampul baru1 membuat saya menyadari satu hal:...

Rakyat Bukan Bahan Baku Sastra
Ada satu pertanyaan yang sering alpa dalam diskusi sastra Indonesia mutakhir padahal bobot permasalahannya sangat...

