


Tuah Senyum Mujair
Aku tercengang menatap layar televisi di depanku. Polisi memborgol tangan Mujair, alias Sarjono. Mereka memberinya...

Laku Perjalanan “Niti Windu”
Nengok Pameran Tunggal Budi Kampret Selesainya acara FTIN (Festival Tradisi Islam Nusantara) dalam rangka satu...

Segara Asat dan Pencinta
Bismillahir-rahmanir-rahim. Sengaja saya tuliskan basmalah. Supaya berkahnya merembesi setiap yang tertuang dalam tulisan ini. Juga...

Mengenang Lurah Ahmad Zen
Sejarah lokal memberikan kesempatan seseorang untuk mengenal lebih baik lingkungan tempat tinggalnya, dan pada akhirnya...

Skena Musik dan Skena Literasi dalam Satu Tarikan Nafas
Sebagai seorang mahasiswa sastra, bagi saya, musik dan sastra adalah dua dunia yang berbeda. Tak...

Suluk Kebudayaan Indonesia: Sebatas Catatan Kaki
Membicarakan kebudayaan seperti melihat hamparan lautan yang luas sekaligus dalam. Di permukaan, ia bisa terlihat...

Melihat Dasar, Melihat Sekolahku
Sebagai kota pendidikan, Yogyakarta selalu ramai oleh mahasiswa. Makin tahun, jalanan kota Yogya nampak makin...

Ketika Kicau Burung Berganti Deru Bor: Refleksi Atas “Ditanduri Kos-kosan” Karya Aristyakuver
Ketika mendengar kata pembangunan, ikon yang muncul dalam pikiran biasanya gedung-gedung pencakar langit, tronton, atau...

Damar Kurung di Lintasan Waktu
Pada sebuah kegiatan diskusi, aku bertemu dengan M. Anhar Chusnani. Kami pun mengobrol. Sampai akhirnya,...

Lali Sumber Ketiwasan: Refleksi Nilai-nilai Desa dalam Arus Modernitas
Saya sedikit heran—bercampur penasaran—ketika saya pertama kali bertandang ke Taman Baca Mahanani pada akhir tahun...

